1. Gunung Rinjani, NTB :)
Rinjani
memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara
gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak
dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta
alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di
puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin
masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak
bisa dilakukan kapan saja
Kepulauan
Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di
provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan
ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan
pemandangan bawah lautnya.
Krakatau
adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda
antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu
puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27
Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang
diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa.
Gunung
Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal
sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung
Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih
aktif.
5. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara :)
Taman
laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman
bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam
di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman
inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan
pemandangan bawah laut.






0 komentar:
Posting Komentar